Memulai Bisnis di Tahun Ini? Coba Investasi Emas

Emas merupakan salah satu logam mulia yang telah dikenal sejak zaman dahulu. Keberadaan emas untuk melambangkan kekayaan seseorang. Pada kerajaan, emas sering digunakan sebagai alat pembayaran berupa koin, bahkan peralatan yang ada di kerajaan juga terbuat dari emas. Saat ini, banyak orang mencoba mencari peruntungan dengan cara investasi emas.

Apa Itu Investasi Emas?

Investasi emas dapat diartikan secara sederhana merupakan menabung emas yang dapat digunakan untuk kepentingan jangka panjang. Pengertian singkat investasi sendiri adalah akumulasi dari harta yang disimpan untuk masa depan. Harga dari emas mudah berubah setiap harinya, sehingga untuk orang yang menginginkan keuntungan secara cepat, jalan ini kurang tepat dilakukan.

 

Dalam melakukan kegiatan investasi tak lepas dari adanya alat investasi, khususnya jika Anda ingin melakukan investasi dengan emas Anda harus mengenal media untuk investasi. Alat atau media Investasi emas dapat dibedakan menjadi 2 yaitu :

1. Emas Batangan

Banyak orang awam yang belum mengenal emas batangan dan keuntungannya dalam investasi. Emas batangan cenderung lebih menjanjikan jika digunakan sebagai alat investasi karena harga jual emas batangan relatif lebih tinggi dibandingkan emas perhiasan. Harga emas di pasar forex selalu naik setiap tahunnya, karena pengaruh inflasi yang terjadi di Indonesia memengaruhi harga penjualan emas.

Salah satu merek emas batangan yang diakui di Indonesia dan di dunia adalah emas ANTAM (Aneka Tambang). Emas ini memiliki kadar kemurnian emas 99,99%. Emas ANTAM tersedia dalam ukuran Emas ANTAM sukar dipalsukan karena sudah memiliki sertifikat LBMA ( London Bullion Market Association) yang menjelaskan detail emas mulai dari dimensi, berat, ukuran, nomor seri.

Adapun cara membedakan emas ANTAM yang asli yaitu dengan mengamati emas dibawah sinar UV maka akan muncul nomor seri dan blok berwarna hijau yang merupakan sertifikat dari emas ANTAM. Emas batangan seperti ANTAM dan beberapa merek lainnya memerlukan tempat penyimpanan khusus untuk menjaga emas batangan dari goresan dan benturan.

Harga emas batangan akan turun drastis jika bentuk emas berubah, karena emas batangan dibuat dari emas murni 24 karat tanpa campuran logam lain sehingga teksturnya cenderung lebih lembek dan bentuknya mudah berubah jika dibandingkan dengan emas perhiasan.

2. Emas Perhiasan

Emas perhiasan sebenarnya kurang cocok digunakan sebagai alat investasi, namun emas perhiasan selain digunakan dengan tujuan mempercantik diri juga dapat digunakan untuk harta simpanan. Dari sisi bisnis, emas perhiasan memiliki kekurangan jika digunakan sebagai alat investasi yaitu nilai jual kembali yang rendah karena pada emas perhiasan biasanya diberikan hiasan berupa permata yang dapat mengurangi nilai jual karena permata pada emas perhiasan biasanya tidak dihitung dalam penjualan emas.

Kekurangan lainnya dari investasi menggunakan emas perhiasan yaitu emas perhiasan membutuhkan perawatan ekstra untuk menjaga kilauannya, emas perhiasan jika didekatkan dengan logam lainnya, terlalu sering dipakai biasanya akan terlihat kusam dan tentu saja menjadi kurang menarik apalagi jika dijual harganya akan turun.

Investasi menggunakan emas batangan maupun emas perhiasan sama- sama memiliki resiko yang cukup besar seperti rentan hilang. Untuk memulai investasi emas Anda harus menyiapkan tempat khusus seperti brankas kecil atau menyimpan emas di kotak penyimpanan perhiasan. Selain itu, banyak jasa menawarkan tempat menyimpan emas seperti di PT.Pegadaian, di Bank Milik Pemerintah maupun Bank Swasta.

Bagaimana Memulai Investasi Emas?

Setelah memahami keuntungan dan kerugian dari investasi menggunakan emas batangan dan emas perhiasan, langkah selanjutnya adalah memulai investasi tersebut. Berikut adalah cara awal memulai investasi dengan emas batangan :

1. Menyiapkan modal

Langkah awal untuk memulai investasi emas adalah menyiapkan modal yang nantinya akan digunakan untuk membeli emas maupun untuk menyiapkan tempat penyimpanan emas. Modal ini salah satu komponen penting dalam berinvestasi. Jika Anda ingin memulai investasi usahakan Anda memiliki uang lebih yang disisihkan dari gaji perbulan dan jangan Anda memperoleh modal dari pinjaman karena imbas dikemudian hari akan merugikan Anda sendiri.

Berusahalah konsisten dengan niat dan tujuan investasi yang telah Anda pikirkan matang-matang. Untuk membeli 1 gram emas, Anda harus menyisihkan kurang lebih 700 ribu dari gaji. Ini bisa digunakan sebagai modal awal berinvestasi dan usahakan konsisten membeli emas setiap bulannya.

2. Cek harga emas terkini

Hal selanjutnya yang dapat Anda lakukan untuk berinvestasi adalah mengecek harga emas di pasaran. Jangan terburu-buru membeli emas batangan karena malah akan merugikan diri sendiri, lakukan pengecekan terlebih dahulu. Saat ini banyak situs web maupun aplikasi untuk memeriksa harga emas seperti situs resmi PT. Pegadaian, situs PT. ANTAM, Indogold.com, dan masih banyak situs lainnya.

Jika harga emas di pasaran turun, ini adalah saat yang tepat untuk membeli emas. Prinsip dari investasi sebenarnya sangat sederhana yaitu belilah emas saat harganya murah dan jual emas saat harganya mahal. Disinilah ketelitian Anda diuji, jika ingin berinvestasi dengan logam mulia seperti emas usahakan rajin mengecek harga emas setiap hari atau 2 hari sekali.

3. Pilih Tempat Pembelian Emas Terpercaya

Tempat pembelian emas tidak kalah pentingnya untuk dipikirkan secara matang-matang. Saat ini emas dapat dibeli mulai dari toko fisik hingga toko online dan tak jarang banyak pembeli emas batangan yang tertipu oleh berbagai promosi toko yang menggiurkan. Disini, Anda harus ekstra hati-hati.

Beberapa tempat yang selama ini dipercaya oleh sebagjan besar masyarakat untuk membeli emas mungkin dapat Anda coba, seperti PT. Pegadaian, Bank Milik Pemerintah seperti BRI, BNI, BRI Syariah dan sebagainya, PT. Pos Indonesia. Jika ada di kota Anda dapat membeli emas di Kantor PT. ANTAM. Untuk membeli emas di toko-toko online pilih toko online yang telah memiliki ratusan hingga ribuan pelanggan. Menambah keamanan, baca review pembeli di toko online yang Anda tuju.

4. Siapkan tempat penyimpanan emas

Setelah mengerti tempat- tempat pembelian emas, langkah selanjutnya adalah menyiapkan tempat penyimpanan emas yang telah Anda beli. Tempat penyimpanan emas bisa didapatkan dari langsung membeli lemari besi atau brankas jika Anda memiliki modal yang lebih. Hal ini sangat dibutuhkan untuk menghindari pencurian maupun kehilangan atau kelalaian.

Jika Anda masih belum memiliki uang simpanan untuk membeli lemari besi, Anda bisa memilih jasa penyimpanan emas atau biasa dikenal sebagai SDB yang disediakan oleh Bank, PT. Pegadaian. Untuk menyimpan emas di Bank Anda hanya harus mengeluarkan uang Rp 25.000,-/ bulan. Uang ini sebagai uang jasa penyimpanan yang dibayarkan ke pihak Bank atau PT. Pegadaian.

Cara investasi dengan emas di atas dapat Anda terapkan, jika anda berminat. Investasi menggunakan logam mulia seperti emas atau perak sebenarnya memiliki omzet yang cukup menjanjikan, namun Anda juga harus memikirkan risiko dalam investasi emas agar dapat memperkirakan keuntungan yang bisa Anda peroleh di beberapa tahun mendatang.